Bahkan melebihi Aldy, suaminya sendiri. “Apakah anda bersedia menerima Anton Adiharyono sebagai suami anda?” tanya penghulu itu dengan serius. Bokepindo Alyssa hanya tertawa-tawa riang sementara Pak Anton memakai pakaiannya sebelum menggendong anak itu keluar kamar, meninggalkan ibunya yang masih tertidur.Beberapa jam kemudian, Sasha terbangun dari tidurnya. Matanya kembali ditutup dan bibirnya dibuka sedikit. “Iyaah… hhh… Maas…” jawab Sasha pelan.Pak Anton dan Sasha terus bersetubuh dihadapan Alyssa. Normalnya, Sasha pasti akan segera menghentikan tontonan yang amat tidak pantas untuk dilihat bagi balita yang polos seperti Alyssa. “Hadiah apa?!” tanya Pak Anton heran.Sasha tidak menghiraukan pertanyaan Pak Anton. Ayo!” Pak Anton segera menarik Sasha keluar dari bathtub itu. Tubuh Sasha sudah sepenuhnya tidak terkontrol lagi karena takluk oleh nafsu birahinya. Sasha segera bergerak menuju ketengah bathtub itu dan berdiri mematung disana. Sasha hanya tersenyum melihat keakraban Pak Anton dan putrinya itu. Bisa-bisa ia dianggap memperkosa Sasha, padahal Pak Anton mau menyuburkan benih-benih rasa cinta yang dengan susah-payah berhasil ditanamnya didalam hati Sasha lewat pemberian




















