Dua lelaki masuk. Bokep Jilbab Bukan karena sentuhan dukun.Tanganku membuka kain yang menutupi kontol Sentot. Tiba-tiba tanganku ditepis.“Jangan mas… malu”“Ck.. Kenapa aku dipanggil tuan? Lalu sebentar kemudian ada yang melongok. Setelah menyebutkan nama kota dan dilanjutkan dengan basa basi serta sejarah kedatanganku ke tempat ini, kami diam lagi.“Uwis njuh…” kata teman di pojok seraya berdiri.Yah, mereka sudah selesai.“Kami duluan mas…” pamit orang mengajakku ngobrol tadi.“Monggo.. Bukan karena sentuhan dukun.Tanganku membuka kain yang menutupi kontol Sentot. Aku tidak begitu mempedulikan semua itu.Sentot begitu nama penjagaku selain pak Marto Tua yang hobinya tidur.“Tot, kamu segede ini pernah coli gak?”Kumulai percakapan ke arah yang tepat.“Apa itu mas?”Kuperkirakan awalnya awal duapuluhan atau mungkin belum sampai dua puluh. Mungkin dia malu karena kontolnya pendek lain dengan punyaku. Badannya gempal, perutnya sixpack, tapi bodohnya cuma setingkat lebih tinggi dari monyet. Antara malu dan tak mengerti yang terjadi.bersambung Akupun dapat info bahwa aku disebut-sebut sebagai Arya Sembrani, mata-mata yang paling dicari karena selalu membocorkan rahasia Majapahit.




















