Dia tahu pasti Su’eng akan menagih hutang-hutangnya itu. Bokep Barat Dalem hati aqu berdoa supaya Mas Berto cepat pulang ke rumah, sehingga aqu tak perlu berlama-lama menemuinya.Untung saja tak lama kemudian Mas Berto pulang. Aqu tak pernah menanyakan pekerjaanmu, jadi lebih baik kamu juga sperti itu”, katanya.Aqu baru bisa menerka-nerka apa aktivitasnya sewaktu suatu malam, dia memintaqu untuk menjual gelang yg kukenakan. Ia mengaqu kalah bermain judi dgn seseorang dan perlu uang untuk menutupi utang atas kekalahannya, jadi itu yg dilaqukannya selama ini. Setiap kali aqu menyinggung kegiatannya yang di luar batas, Mas Berto berusaha menghindari.“Kita jalankan saja peran masing-masing yg seperti biasanya. Mas Berto mengerti keterkejutanku.“Aqu sudah tak tahu lagi dgn apalagi aqu harus membayar hutang-hutangku, dia sudah mengancam akan menagih lewat tukang-tukang pukulnya jika aqu tak bisa membayarnya sampai akhir pekan ini”, katanya lirih.Aqu cuma terdiam tak mampu mengomentari perkataannya itu. Sampai pada satu titik saya sudah terlihat akan klimaks, Su’eng tak menyia-nyiakan kesempatan itu, dgn hentakan2 kemaluannya yg dipercerpat..




















