Dengan santai aku duduk sambil menikmati segelas coklat hangat dan sepotong pancake nanas kesukaanku. Eh”jawabku gugup. Bokep Barat “Have I told you lately that I love you..” bunyi lirik di awal lagu itu. Dengan mantap, kembali aku menyampaikan pesan khusus. “Sudah malam nih, ntar Papa dan Mama kamu gelisah menunggumu” terangku lagi. Setelah melewati moment sesaat yang merupakan kejutan dariku. Ananda sebaiknya kita pulang yah” kataku pelan. “Aku juga selalu berhayal tentang dirimu” jelasnya lagi. Boleh nggak kita gabung duduknya?” tanya Dina sambil tersenyum. Dengan santai aku duduk sambil menikmati segelas coklat hangat dan sepotong pancake nanas kesukaanku. “Diet, kalaupun banyak cowok yang mengejar-ngejar aku, aku punya hak juga khan buat menolak?” tanyanya lagi. Yang di perkenalkan cuman tersenyum manis aja. Ananda sebaiknya kita pulang yah” kataku pelan. Dengan penghayatan aku menyanyikan lagu itu yang secara tidak sengaja terinspirasi oleh kedatangan Ananda di cafe malam itu. Sejujurnya aku memang mengagumi pesona Ananda yang kayaknya bakal jadi bunga kampus nantinya. “Baiklah kalau menurut kamu




















