(Penonton bersorak-sorai dengan gembira) Tukul mendekati kamera sambil cengengesan. Ayo diambil kontolnya, Tam. Bokepindo ajak Tukul pada pemirsa di studio. Awalnya janda itu memang menolak menyepong Peppy, tapi kini dia mati- matian ingin Peppy segera mengeluarkan cairan cintanya. Tukul mempercepat sodokannya. Bau memek yang sudah basah memenuhi udara studio, ac memang menyala tapi suasana tambah panas. Aneh rasanya dikulum oleh wanita secantik Tamara, ada desir-desir jantung yang tak terkatakan yang dirasakan oleh Peppy. Tukul cengengesan melihat wajah Tamara yang berusaha keras agar tidak terpancing birahinya. Kamu pikir kita sudah mengadakan perjanjian? Saat BH Tamara terlepas, buah dada sentosa yang besar dan kencang miliknya terpampang jelas untuk semua orang yang melihat. Air mata mulai leleh membasahi pipinya. Dengan wajah tertunduk Tamara melangkah ke tengah ruangan, di antara panggung dan penonton, tepat di depan kameraman yang meneguk ludah menahan nafsu. Mudah-mudahan pemirsa sabar yah, ya begini ini ciri-cirinya acara yang sukses, iklannya banyak! Kapan lagi dia bisa dekat dengan Tamara?




















