Aku barulah sadar, vaginanya menungguku untuk kembali lidahku menguaskannya.Aku memutar tubuhku, memposisikan mulutku tepat di hadapan vaginanya, sementara mulut Sava sibuk maju mundur di batang penisku sambil mengocoknya pelan-pelan. Bokep Jepang Sava sedikit tertawa merasakan geli yang dihasilkan lidahku.Tak lama tanganku menurunkan celana ketat lengkap dengan dalemannya. Aahhh malam yang indah di tengah dinginnya udara hujan. Senyumnya merekah, sesekali dia mengingat hari-hari menyedihkan yang dialaminya sebelum 13 hari lalu. “Hhhmmmmm,” rasa ngilu mulai aku rasakan.Sava menjulurkan lidahnya, menjilat-jilat lubang penisku lalu merayap ke seluruh batangnya. Gak ada rasa sakit meskipun kepalan tanganku mulai mengeluarkan darah segar.“Siapa saja, gak peduli malaikat atau iblis, silahkan menukar kehidupan Sava dengan nyawaku. Dan teman-temanku di kantorpun aku hasut agar mendukung Sava, aku juga membuat grup pendukung Sava di sosial media.Semua itu demi kamu Sava, yeah demi Sava seorang, wanita yang paling kucinta di jagat ini. Aku benar-benar kacau, aku menghantam-hantamkan tinjuku pada lantai rumah sakit.




















