Sempat terlintas pikiran nakal yang membangunkan hasratku. Gila! Bokep abg Pandangan matanya sungguh cantik. “Malam ini Dian punya Mas, Mas boleh nikmati tubuh Dian sepuasnya” Bisiknya sambil memelukku. “Ya udah, kamu tidur aja di kamar tengah, kamar tamu. Perlahan kulepas ikatan tangannya. au ke rumah pak Jono, ternyata nggak ada siapa2. Dian telentang lemas dengan nafas memburu dan peluh membasahi seluruh tubuhnya.Kupeluk tubuh indah dan ciumi wajah cantiknya. Kusampaikan pesan orangtuaku dan orangtuanya pada Dian. Dan sepertinya gerakanku tepat, karena pekikan kesakitan Dian mulai berubah menjadi desahan, walau ia masih meronta dan menangis. Aku nonton sinetron dulu ya. Kubuka seluruh pakaianku sambil terus menindihnya dan menikmati buah dadanya. Dianpun memelukku yang segera kubalas dengan pelukan dan pagutan di bibirnya. Dian mendorongku pelan, dan berbisik “mas, bener kan mau bertanggungjawab?” “Ya, sayang” Jawabku. Pikiran nakal dan bayangan tubuh indah yang sedang mandi di kamar mandi depan terus membayangi otakku.




















