Kataku sambil membimbingnya duduk di meja praktekku. Untung aku belum berkeluarga, kalau tidak pasti tambah repot karena harus menghadapi omelan dan gerutuan istri.Dalam keadaan sebal itulah aku bertemu dgn Kakek Ngadimin, kakek tua yg dgn gagahnya memproklamasikan diri sebagai orang pintar paling tersohor. Bokepindo Agak sakit, ditahan saja. Tubuhnya yg tadinya kaku seperti kSara, sekarang terasa melemah. Dgn lembut kugosok-gosok mahkota wanita itu dgn tanganku, ke atas ke bawah dan sebaliknya. Aku hampir tidak dapat bernafas. Tubuhnya yg tadinya kaku seperti kSara, sekarang terasa melemah. Tubuhnya yg tadinya kaku seperti kSara, sekarang terasa melemah. Sampai akhirnya:
“aakhh.. Aku sekarang dapat melihat wajahnya dgn jelas. Dan dgn cepat ia membuka kaos T-shirtnya, meletakkan di kursi. Sekarang suaraku berubah penuh wibawa:
“sekarang, untuk menghilangkan ilmu hitam itu, kamu harus nglakoni persis sama dgn mimpimu itu” kataku:
“buka bajumu, Cah Sara”. Nah, di bawah perutnya, di selangkangannya terlihat segunduk kecil sekali rambut-rambut kemaluan, pas dan cocok dgn usianya yg baru 14 tahun. Sekali lagi aku memercikkan air bunga




















