Saya isap-isap dan gigit-gigit pelan payudaranya. Bokepindo Sudah tidak ingat lagi antara boss dan karyawatinya.Saya letakkan prop USG tersebut, sekarang yang memeriksa jantungnya adalah tangan kanan saya di payudara kirinya. Saya tarik tubuh Yanti ketepi meja pingpong, segera saya masukkan “tongkat naga” saya ke vaginanya. Yanti tentu saja ikut terlibat dalam transaksi ini.Siang itu setelah Yanti menjemput barang pesanan tersebut dari jasa courier, sekarang dua wujud menakjubkan itu ada di depan saya. “Eh.eh..eh.enak pak”…Saya masukkan tangan saya kedalam roknya, teraba CD-nya, basah nian, kakinyapun tidak lagi sejajar seperti tadi, sekarang kakinya mementang lebar-lebar memberi kesempatan tangan saya untuk mengeksplorasi selangkangannya lebih lanjut.Saya tarik tepi CDnya, teraba vulvanya yang sudah basah, saya gosok pelan-pelan bibir dalam vaginanya. Mulai sore tersebut, akhirnya dengan berdebar-debar, selesailah semua jam 12 malam.Yanti tentu saja tidak boleh pulang hingga malam tersebut, karena sebagai bagian Marketing diapun akan mendapat share keuntungan 5 % dari nilai transaksi ini.




















