Kehidupan kami berjalan normal seperti layaknya keluarga bahagia. Kita kan baru sampai di sini. Bokep Sementara itu tangannya mulai membuka satu persatu kancing blus yang kupakai. Masa belum apa-apa udah mau pulang. Tampaklah pahaku yang putih dan mulus itu. Gue kasih elu obat penghilang pusing.”Temanku itu memberikanku tablet yang berwarna putih. Aku semakin menggerinjal-gerinjal dan berulang kali menjerit.Kepala temanku turun ke arah dadaku. Masa belum apa-apa udah mau pulang. Kurasakan ia memapahku keluar diskotik. Keluargaku termasuk yang gagal dimana orangtuaku bercerai gagal membina rumah tangga, aku sungguh sangat sedih melihat merasakan seperti ini , aku tak menyangka terjadi pada diriku, awalnya aku tak percaya, tapi mereka berdua kompak untuk tetap mendukungku belajar dalam menjalani kehidupan yang cerah dan terarah.Hingga aku berhasil dalam memasuki pergurang tinggi Negri kedua ortu bangga terhadapku,Aku senang walau kadang aku tak percaya bahwa mereka tak bersama kulagi.Keluargaku saat itu hidup berkecukupan.Ayahku yang berkedudukan sebagai seorang pejabat teras sebuah departemen memang memberikan nafkah yang cukup bagiku dan ibuku, walaupun










