Aku taksir kira-kira berukuran 36C. Bokep indo “Engga pa-pa kok, soalnya rambut kamu wangi banget, jadi aku betah.” kata aku sambil tersenyum.Dia langsung mengulurkan tangan dan memperkenalkan diri,“Oh ya, kita belum kenalan, nama aku Mira.”“Aku Erik.” kata aku sambil membalas jabat tangannya, terasa lembut sekali.Kami jadi ngobrol kemana-mana, dari ceritanya aku tahu dia salah seorang manajer marketing di perusahaan penyedia jasa internet di Jakarta. Aku sebenarnya sdh capek dan ingin langsung pulang ke rumah orangtua aku.Tetp dgn memelas, Mira menarik tangan aku dan bilang,“Ayo dong Mas, temenin Mira bentar aja, Mira masih pengen ngobrol nih, kan baru jam 9 malem, masa Mira musti bengong nontonin TV, soalnya Mira biasa tidur jam dua belasan.”Akhirnya aku bilang,“OK deh, cuma aku bisa ikut mandi kan..? Abis badan aku udah lengket nih..!”Aku ditariknya ke kamar tidur Mira. Aku merasa Mira orangnya supel, sedikit bebas, dan tdk terlalu memikirkan masa yg akan datang. Gila pikir aku, ternyata Mira profesional sekali dalam urusan seks.Aku mulai merasakan darah di kepala




















