Di sana sudah banyak bertengger mobil-mobil lain. “Nah, sekarang coba kamu lihat, Hanny. Bokep abg Mata Adolf sekilas berubah saat melihat pangkal payudaraku yang montok. Akan kuukur tubuhmu, apakah memenuhi syarat”, kata Adolf sambil mengambil meteran untuk menjahit. “Eit! Mobil Feroza yang kukendarai memasuki jalan yang disebut dalam iklan. “Kamu memang benar-benar cantik, Hanny”, kata Adolf sambil mencium tengkukku sementara tangannya masih terus merambah kedua bukit yang membusung di dadaku. Apakah mungkin aku terpilih menjadi foto model di sini? Akhirnya namaku dipanggil juga. Di dalam sudah banyak cewek-cewek cantik. Udara terasa segar setelah Jakarta diguyur hujan deras semalaman. Gila, hampir semua tempat duduk terisi. Namun Adolf tidak mengindahkannya. Dan akhirnya, aku merasa tak kuat lagi. Seumur hidupku, belum pernah aku diperlakukan sedemikian lupa oleh lelaki manapun, dan kini aku harus menyerahkan diriku pada Adolf. Di sana sudah banyak bertengger mobil-mobil lain. Tapi menurutku sih mereka terlalu memujiku berlebih-lebihan.














