Puas bercerita tentang dirinya sendiri, Edwin terdiam sebentar sebelum membuatku kaget dengan bertanya, “Kalian mirip kalau dilihat- lihat. Bokep Aku tidak dapat melihat ekspresi Budi sewaktu Timo masuk dan berjalan mendekatinya.Sosok Timo terlihat tinggi dan maskulin. Seakan memberi bantuan pada Budi, Timo menggantikannya menghisap kontolku. Kedua temanku itu, Timo dan Edwin, juga gay. Budi berbaring di samping Timo, tangan kirinya memainkan kontol Timo dan tangan kanan Timo memainkan kontolnya. Melihat kita berdua, Budi kembali ke dalam kamar, menutup pintu.Aku bergegas melepas tanganku dari Timo dan berdiri hendak menyusul Budi, tapi Timo menghentikanku. Aku melepaskan Timo dan berganti kembali ke Budi. Aku tidak melepaskan lubang Budi meski dia telah selesai ejakulasi. “Timo udah berapa hari ngga mandi?” tanyaku. Saat itu aku bukan hanya sedang menuang minum, aku juga sedang menghadapi sebuah situasi.Situasi yang kerap terjadi di dunia gay: Timo yang berulang kali tersenyum menatapku (meski tahu Budi pasanganku) dan Edwin dengan segala cerita cintanya yang heboh.




















