Pertama yang kurasa adalah jembut ibu yang lebat dan agak kasar. Kataku sambil meninju pundaknya pelan.Tapi janji … Jangan ketawain aku …! Bokep Cina Aku dan Iwan tidak ada beda. Selama beberapa menit berikutnya kami berada dalam keheningan.Kamu sudah berani menggoda ibumu sendiri … Dasar anak nakal! Ibu melotot tapi bibir ibu justru terangkat ke atas, seperti sedang menahan senyum.Sampe … Tegang … Jawabku lagi sambil mengusap-usap juniorku yang memang sudah tegang.Ih … Jorok …! Aku rindu dipeluk semesra ini. Dan sejurus kemudiaan, geliat gelisah ibu melemah dan berhenti. Rindu merasakan ciuman di bibir, merasakan lengan memeluk tubuhku. Aku dan Iwan tidak ada beda. Memeluknya dari belakang seperti ini, membuatku merasa hangat.Mama kok heran … Mama ngerasa kamu begitu mesra sama mama … Kata ibu sambil memeluk lenganku yang ada di perutnya.Emangnya gak boleh? Aku tetap fokus pada mobilku yang jangan sampai menabrak mobil di depanku atau melindas kucing sementara ibu masih terus ceramah.










