Itulah yang mendorongku ke sini Kak” ceritanya panjang lebar sambil meneteskan airmata di pangkuanku. Bokepindo Ia tidak hanya bersandar dibahuku, tapi kali ini ia berbaring di atas kedua pahaku, sehingga aku mengelus-elus pipi dan kelopak matanya yang terasa sedikit basah. Sari salah seorang mantan pacarku waktu di SMP sebagaimana telah kuceritakan tempo hari mengenai pertarunganku dengan dia di atas selembar papan penyangga meja belajarnya sewaktu kami belajar bersama di rumahnya. Kadang Sari berbaring di kiri dan di kananku, bahkan di atas dan di bawahku. “Maaf aku tidak pernah miliki watak seperti itu, lalu anda ini siapa?” kataku benar-benar bingung dan tidak tahu bicara dengan siapa. Hampir 10 tahun sudah, aku tidak pernah mengetahui kabar beritanya, apalagi berhubungan dengannya.Jantungku terasa hampir copot dan pikiranku tiba-tiba terasa kacau ketika aku menerima telepon sewaktu kami sekeluarga sedang menyantap hidangan ayam, malam itu.“Halo, betul ini rumahnya Pak Aidit dan bisa bicara dengannya?” katanya lewat telepon.“Yah betul, dan saya sendiri.















