Sudah barang tentu Nyonya Wulandari merasa kesepian. Bokep Barat Kalau memang bisa, kebetulan sekali”, sahutnya.Sesaat aku jadi tertegun. Dan di rumah, menu makanankupun tidak sama dengan pembantu yang lainnya. Aku sempat memberinya sebuali kecupan kecil dibibirnya, sebelum memejamkan mata. Sedangkan untuk kembali ke kampung, rasanya malu sekali karena gagal menaklukan kota metropolitan yang selalu menjadi tumpuan orang-orang kampung sepertiku.Seperti hari-hari biasanya, siang itu udara di Jakarta terasa begitu panas sekali. Aku bangkit berdiri dan melangkah menghampiri. Bahkan tiga orang pembantu wanita, menempati satu kamar. Aku langsung mencegat taksi yang kebetulan lewat, dan meminta untuk membawaku ke sebuah hotel.Untuk pertama kali, malam itu aku bisa tidur nyenyak di dalam kamar sebuah hotel. Aku mengangkat tubuhku dengan bertumpu pada kedua tangan. Justru kemewahan bisa menghancurkan diri jika tidak mampu mengendalikannya. Dan wajahku juga terasa tebal oleh debu. Tapi aku malah menolaknya.Wanita yang kuperkirakan berusia sekitar tiga puluh delapan tahun itu memandangiku dengan kening berkerut. Terkadang ada juga mobil yang minta diperbaiki.




















