Selama perayaan itu aku merasa mimpi. Bokepindo Dia menggesekkan kepalanya di dadaku, sambil mendesah manja. Hanya 5 hari setelah dia datang ke rumahku dia sudah berani mengucapkan kata cinta, yang saat itu sudah hambar di bayanganku. Kami saling bertukar pandang dan senyum. Dia memamerkan video yang baru dia beli, dan memaksaku untuk menontonnya saat itu juga bersamanya. Tiba-tiba dia diam saja, sambil menatap mataku dia bertanya,
“Na, begini bener tidak?” Hanya ketawa dan ketawa yang mengiringi percintaan kami saat itu.Hubungan kami sangat cepat berkembang. Tapi jangan marah kalo engga enak ya?”
Aku hanya bisa tertawa, dan membalas uluran tangannya sambil mencium sebelah pipinya mengucapkan selamat tahun baru. Kubuka pintu masih dengan perasaan kaget yang belum hilang. Selesai perayaan, di saat aku mengambil minum dia pun mendekati aku.“Hi, anak baru yah? Aku sudah beberapa kali salah tingkah, merasa malu dan takut. Dia mengira kalo aku berumur sama dengan dia, tapi itu semua tidak menghentikan obrolan kita.




















