Dia membiarkan aku menggenggam tangannya erat. Bokepindo Aku melotot memandangi tubuhnya yang hanya berbalut daleman bikini. “Iya kadang dah jelas2 namanya Hutagalung dipanggil mas juga”. Segera dia keluar kolam membawa branya yang sudah dilepas. Jariku kembali menyeruak masuk ke dalam memekknya, dia benar-benar hampir pingsan. Dia sungguh sudah tidak tahan lagi,“Mas, aku udah gak tahan nih”. “Iya, dibalakng ada kolam renangnya, mo renang gak”. “Kita ke depan yuk”Aku sudah tidak bisa menahan napsuku lagi. “Ayo dong Mas.. Dia menyuapi anak itu dengan nasi yang dicampur dengan sop, karena sopnya masi panas, ditiupnya sebentar sebelum disuapkan ke anak itu.Si anak kelakuannya manis banget, gak cerewet maksudku. Abis ini kamu mo kemana?” “Gak kemana2 mas, Mo jalan ja”. Bibirnya kucium, lidah kami saling berbelit. Dia membiarkan aku menggenggam tangannya erat. aku tertawa mendengar candanya. “Aku Sintia, bapak?” “aku menyebutkan namanku, jangan panggil bapak lah, formal amat”.




















