Kita ajak mereka yuk..” kata Andi.“Boleh aja kalau mereka mau” jawabku.“Tapi lu yang traktir ya bos.., kan baru ngambil duit nih”“Beres deh”Andi pun kemudian menghampiri mereka dan mengajak berkenalan.Memang Andi ini pemberani sekali dalam hal begini.Dia memang terkenal playboy, punya banyak cewek.Hal itu didukung dengan perawakannya yang lumayan ganteng.“Lisa..” kata gadis berambut pendek itu saat mengenalkan dirinya.“Ini temannya siapa namanya” tanyaku sambil menatap gadis seksi temannya.“Novi” kata gadis itu sambil mengulurkan tangannya. Lu nafsu liat bodynya ya?” bisik Andi lagi sambil tertawa kecil.Setelah itu, kamipun segera cek-in. Bokepindo Langsung kusambut jabatan tangannya yang halus itu.Aku dan Andi lalu pindah ke meja mereka Kami berempat berbincang-bincang sambil menikmati hidangan masing-masing.Ketika diajak, mereka setuju untuk jalan-jalan bersama ke Puncak.Setelah selesai makan, waktu berjalan menuju mobil, kulihat payudara Novi tampak sedikit bergoyang-goyang saat dia berjalan. Memekmu enak banget Nov..” kataku ketika merasakan jepitan dinding vagina Novi.Langsung kupompa penisku di dalam vagina gadis cantik itu.Sementara itu, tanganku memegang pinggulnya, terkadang meremas pantatnya yang membulat.Novi pun menjerit-jerit




















