Sesampainya di meja Ananda, dan ngobrol sesaat, kedua orang tuanya berpamitan ingin pulang karena sudah mulai di hinggapi rasa kantuk. Nonton video bokep “Aku juga selalu berhayal tentang dirimu” jelasnya lagi. “Sudah malam nih, ntar Papa dan Mama kamu gelisah menunggumu” terangku lagi. “Ananda… Ini Adietya teman kita juga, yang kebetulan juga dia vokalis di grup band di kampus kita ini” Dina memperkenalkan aku kepada Ananda secara panjang lebar. Gaun malam yang panjang dan modelnya sedikit sexy dibagian dadanya membuat Ananda tampil begitu anggun malam itu. Itu terlihat dari kesehariannya yang riang dan lincah saat dia berada di kampus. Yang tak lama aku bergegas menyetop taxi yang sedang lewat di depan kita. “Sudah malam nih, ntar Papa dan Mama kamu gelisah menunggumu” terangku lagi. “Sudah malam nih, ntar Papa dan Mama kamu gelisah menunggumu” terangku lagi. “Baiklah kalau menurut kamu begitu” jawab Ananda kemudian. “Ananda!” dengan senyum manis dia menerima uluran tanganku. Di dalam taxi aku terdiam sambil melamunkan kejadian yang barusan aku alami.




















