Kalau masuk ketuk dulu napa,” protesku sembari mengikat handukku betul-betul agar tidak lepas.“Hihi… maaf deh. Namun untuk bawahanku, biarlah hanya celana pendek ini saja. Bokep indo Namun sembulan dari penisku tak mampu disembunyikan oleh handukku.Aku berjalan menuju kamarku dan mengganti pakaianku dengan pakaian kasual, yaitu kaos oblong dan celana pendek selutut. Aku sontak langsung panik dan menutupi selangkanganku dengan handuk. Ia pun akhirnya turut mengelus bagianku yang sakit itu.“Lukas, kamu gak hati-hati sih,” ujarnya dengan nada yang khawatir.Perlahan aku sudah mulai bisa menahan nyeriku. Paling keseleo dikit doang,” jawabku dengan santai.“Jangan suka meremehkan loh, Lukas. Dia pandai mijit kok, iya kan, Sayang?”Tanteku hanya tersenyum mendengar pujian dari pamanku. Aku mengelus kakiku itu dengan sedikit meringis.“Ya ampun, Lukas!” teriak seorang wanita yang langsung meletakkan vacuum cleaner-nya dan menghampiriku.Ia berjongkok dan memperhatikan kondisi diriku. Segera kusiramkan air ke kakiku dan barulah kusiramkan ke tubuhku.Tiba-tiba, insiden memalukan yang baru saja terjadi hinggap ke pikiranku. Aku bisa berjalan ke kamar mandi secara mandiri walau harus tertatih-tatih.




















