Hard Rock Cafe cukup ramai. Aku masih jauh dari garis alkoholik. Bokep Barat Ia sendiri kemudian mengambil duduk di bangku kanan dan mulai mengemudi. Menunduk lesu. Sampai ia tidak tahan dan memutuskan aku 2 tahun yang lalu. “Duduklah dulu, kopimu sedang dibuatkan.”
Masih pura-pura lesu, aku kembali ke tempat duduk asalku.“Kamu kenapa lagi Rick?” Felly bertanya dengan lembut. Dengan mengenakan daster pendek jauh di atas lutut model tank top. Dan teringat Felly. Juga tentang Indri, sekretaris yang dapat memberikan service pribadi.Hari yang melelahkan. Ia memapahku berjalan menuju mobilku. Ia memapahku berjalan menuju mobilku. Tidak ada niat sedikitpun untuk menindak lanjuti pembicaraan kami. Hampir setengah lusin dengan perbandingan yang tak jelas antara pria dan wanitanya.Felly akhirnya turun dari mobil dan berjalan ke arahku. “Hallo, Ricky, kamu kemaren kemana? Entah apa kurangnya gadis cantik ini hingga aku menyia-nyiakannya. Sampai pagi. Mungkin benar apa yang diriset oleh siapa namanya, aku lupa, yang jelas pernah di-film-kan dengan judul “Someone Like You”, bahwa kebiasaan sapi yang tidak mau mengawini




















