Aku adalah salah satu dari sekian banyak orang yg menyebut dirinya dgn istilah gahul “orang pintar” atau yg dilingkungan masyarakat kebanyakan dikenal dgn istilah dukun.Ya, aku adalah orang yg bergelar Kakek dukun,eskipun nyatanya aku sama sekali tidak percaya dgn segala hal begituan.Aneh? Bokepindo lalu bagaimana Kakek? tubuhnya berkelojotan ke kiri ke kanan,tangan kanannya menumpu ke meja sedangkan tangan kirinya memegang kepalaku. Bapak ini lagi belajar ilmu kebatinan, jadi bapak mengerti cara-cara untuk membahagiakan orang. Aku merasakan nafasnya mulai naik. Akhirnya kecupan dan jilatan lidahku berhenti di kelentitnya. Beberapa waktu aku sempat ikut bisnis jual beli mobil bekas, namun bangkrut karena ditipu orang. Ekspresinya seperti dia sedang mengejan atau menahan sesuatu yg sangat nikmat.Horee, aku berhasil! Setiap hari paling sedikit sepuluh orang antre di rumahku, dari siang sampai malam. Kemudian aku menghela nafas dan berkata:
“aku juga harus melakukan yg sama Cah Sara. Warnanya kemerahan dan sangat merangsang.Jelas ini tempik (istilah khas daerahku) yg belum pernah dijamah laki-laki.




















