Aku menunggu sampai Reni keluar dari kamar mandi dengan tubuh terlilit handuk dan rambut yang basah. Bokepindo Perlahan aku membaringkan tubuhnya diatas ranjang dan satu persatu aku melucuti pakaian yang dikenakan Reni, hingga tanpa busana sama sekali yang melekat ditubuh Reni yang padat berisi. Akupun akhirnya rebah tak bertenaga dan tidur berpelukan dengan Reni malam itu. Aku mendengar dia mendesah kecil dan merintih tertahan.Aku tahu kalau Reni sudah mulai dihinggapi kobaran api gairah asmara yang membara. Hampir tengah malam aku baru pulang. Terus terang waktu itu aku sebenarnya tertarik dengan salah seorang gadis disana.Wajahnya cantik, Tubuhnya juga padat dan sintal, Kulitnya kuning langsat. Sehingga aku tidak sanggup lagi ketika dia minta ditraktir minum. Omm..,” sapanya dengan senyuman menggoda. Aku menunggu sampai Reni keluar dari kamar mandi dengan tubuh terlilit handuk dan rambut yang basah. Jari-jemariku bermain-main dipinggiran daerah rawan itu. Entah benar atau tidak, aku sendiri tidak peduli. Pertemuan kedua ini sudah tidak membuatku canggung lagi.




















