Artis ya?”
“Mungkin ya..”, kata Bunda Risa sambil tertawa kecil. Bokep Masturbasi “Terima kasih Erik..aku sayang sekali sama Erik..”
Erik pun membalas pelukanku sejenak dan kemudian melepasnya, dan dia memegang kedua lenganku sambil memandangku dengan serius. Aku tidak pernah bertanya. “Erik marah..”, pikirku. Hanya saja, aku sudah mempersiapkan hukuman yang tepat untukmu. Saat dia melewati barisan anak-anak yang lain, dia tiba-tiba berhenti tepat di depanku. Kedua orang tuaku meninggal karena kecelakaan ketika aku berusia 11 tahun. “Erik marah..”, pikirku. ‘Senjata’nya sudah memasuki diriku seutuhnya dan sakit yang kurasakan itu sedikit aneh, ada kenikmatan di dalamnya. Yang paling menyedihkan adalah, aku sama sekali tidak pernah dikenalkan ataupun berjumpa dengan kerabat ayah maupun ibu. Aku lumayan capek, tapi aku senang. Beruntung sekali kamu punya ayah angkat seperti Erik..”
Kata Sara, teman baikku sambil tertawa meledek. Senyuman misterius menghiasi wajahnya. “Erriik!! Kalau kamu capek, besok bolos saja.”
Erik pun menggendongku yang masih terisak kekamar tidurku. Benar saja, aku melihat Erik berbenah memberesi bajunya dan bergerak menuju pintu.




















