Suara ponsel miliknya dan milik Cinta berbunyi bersamaan. Bokep Live Cinta tidak menolak ketika Rido merebahkan tubuhnya di ranjang. “Okelah, ntar kabar-kabar kalo ada ‘barang’ baru lagi hahaha”.Om Ridwan hanya tersenyum kecil. “Aduh itu mau banget Om, Cinta kan mau lanjut studi ke luar negeri kayak Om”. Dimata Cinta yang utama adalah si ‘klien’ bisa memenuhi standar harga yang ditetapkannya, itu saja.“Kamu tunggu sebentar, biar Om nyelesaiin administrasinya dulu”. Salah satu laki-laki yang beruntung adalah Rido, kekasihnya saat ini. Maaf tadi Om kejebak macet”. saat itu terjadi diantara mereka ada yang melempar senyuman, ada pula yang langsung tertunduk malu. Om Ridwan berdehem. “Terus gimana dong Om?”. Menerima ‘klien’ bermodal besar membuat Cinta menjadi banyak memiliki kenalan kelas atas. Cinta membatin.“…Dia cerita semuanya tapi Om gak bilang kalo Om itu kenal sama kamu. Apalagi Om Ridwan sekaligus menawarkan bantuan tentang skripsinya. Om Ridwan tersenyum lebar. Cinta terdiam sejenak untuk berpikir. Tatapan laki-laki itu masih ke arah yang sama seperti saat tadi pertama kali ia




















