komedi gelap Cecee Toge Memek Pink 06: sindiran, moral abu-abu, dan plot absurd. Bokep Plus: skrip licin. Minus: humor niche. Untuk rasa khusus. Mulai.
Belum sempat Gue istirahat mereka mengajak
Gue ke ranjang pengantinku. Suara-suara erangannya terus mengiringi setiap sedotan, jilatan dan gigitannya. “Tante, jangan ngelamun. Donny mengerang.Dengan tidak
sabaran dia angkat dan lepaskan blusku. Memangnya kerajinan tanduk dari Pucang (sebuah desa di utara Magelang yang menjadi pusat kerajinan dari tanduk kerbau) itu serasa getuk kesukaanmu itu. “Ah, mata kamu saja yang keranjang”, jawabku yang langsung membuatnya tergelak-gelak. Gue ditelentangkannya ke kasur dengan pantatku berada di pinggiran ranjang. Ah, seronoknya mulutnya. Gue melenguh keras-keras untuk merespon gaya mereka itu. Matanya mengikuti
apapun yang sedang Gue lakukan, saat Gue jalan, saat Gue ngomong, saat Gue mengambil sesuatu. Gue jadi
ikutan tidak sabar. Kalau nggak percaya tanya, deh, sama Riko”, lanjutnya sambil melototi pahaku. N’tar Tante pasti minta lagi, nih”
Dia percepat kendali tangannya pada kepalGue. Dia angkat satu kakiku ke meja dapur hingga nonokku terbuka. Jilatan lidah dan kuluman
bibirku liar melata ke seluruh kemaluan Donny. “Berenang di laut, skin dan scuba diving, makan sea food, makan sayuran, nonton Discovery di TV”.




















