Aku sudah hampir menangis saat itu, tp mereka terus memaksaku, maka dgn perasaan berat dan malu, akhirnya kulepaskan juga bra yg melekat di tubuhku, membuat toketku langsung mencuat dan terbuka di hadapan mata mereka yg tampak melotot saat memandang tubuh telanjangku.“Sudah.. Rupanya mereka sedang berjudi, dan mereka mengajakku untuk bergabung. Bokep Jepang Saya lagi tdk bawa uang banyak..!” seruku, sementara kulihat Pak Hendra manajerku, berjalan menghampiriku.“Gampang.., kalau kamu bisa menang, satu game kami bayar lima ratus ribu, tp kalau kamu kalah, nggak perlu bayar, kamu cuma harus buka baju aja, kita main sepuluh game.. “Jangan keluar di dalam, Pak..!” gumamku pelan sambil menahan tubuhku yg berguncang saat laki-laki itu mulai memompaku. “Ternyata kamu udah besar, yah!” ucapnya sambil tersenyum. besar sekali, di sekelilingnya juga ada hamparan bulu-bulu halus yg rapi terpotong pendek.“Sini coba kamu pegang badan Mas Tono.” pintanya.“Nah, kalau kamu mau jadi tentara kamu harus banyak olahraga dari sekarang, jadi badan kamu akan terbentuk seperti badan Mas Tono.” Dijelaskannya bagaimana ia bisa



















