komedi gelap ABG Hijab Colmek 6: sindiran, ambiguitas, dan insiden absurd. Plus: skrip licin. Bokep Jilbab Minus: humor tidak untuk semua. Untuk rasa khusus. Mulai.
aku keluuaar..” sambil menggigit bibirnya. ahh.. Mbak Desi kedinginan nich..” katanya lagi. enak Diikk..” erangan Mbak Desi disertai dengan belaian usapan telapak tangan lembutnya. “Anget gimana? Begitu bersih dan putih tubuhnya, kujilati leher dan pelan-pelan turun ke dadanya. Mbak Desi kedinginan nich..” katanya lagi. shh.. ah.. Mbak Desi yang terus menggoyang badannya membungkuk lalu menjilati dan menggigit putingku, satu gaya yang bisa membunuhku dengan kenikmatan, aku pasrah pada situasi. Sambil menggodanya, “Mbak dingin-dingin gini enaknya apa ya..” kataku. Walaupun dia sudah bersuami dan mempunyai anak satu, tapi keindahan tubuhnya masih kelihatan, ini terbayang dari baju tidur yang dia kenakan tiap pagi, tipis dan tembus pandang, jadi kalau Mbak Desi berjalan aku selalu ada saja acara untuk mengikutinya entah mandi, ke belakang atau entah apa saja yang dia lakukan. ah..” aku mengerang kenikmatan.




















